Kenali Hama Pada Kacang Tanah dan Cara Pengendaliannya

Kenali Hama Pada Kacang Tanah dan Cara Pengendaliannya

Kacang-kacangan termasuk komoditas tanaman pangan yang menjadi prioritas pengembangan setelah padi. Lahan pasang surut memiliki potensi yang besar untuk pengembangan kacang tanah. Kacang tanah berpotensi baik di tanam di lahan pasang surut tipe C dan D serta tipe B pada sistem surjan. Salah satu faktor pembatas usahatani kacang tanah di lahan pasang surut adalah organisme pengganggu tanaman (OP1.).

Hama yang dominan menyerang pertanaman kacang tanah di lahan pasang surut adalah hama perusak daun seperti ulat grayak (Spodoptera litura F.), kutu daun (Aphis craccivora), ulat penggorok daun (Aproaerema modicella), dan ulat jengkal (Chrysodeixis calsites) serta penggerek batang (Melanogromyza phaseoli).

Baca Juga : Waspada! Sebaiknya Baca Dulu Ini Sebelum Atasi Hama Kutu Pangan Di Gudang Atau Silo

Organisme pengganggu tanaman pada kacang tanah selama ini kurang mendapat perhatian, padahal lebih kurang 90 spesies serangga dan tungau dilaporkan sebagai hama pada kacang tanah, meskipun hanya beberapa yang menimbulkan kerusakan yang cukup besar.

Serangga Hama Aphis craccivora Koch. (Homoptera: Aphididae)

Kutu apis dapat berkembang biak dengan cepat dan menghasilkan keturunan yang sangat banyak. Selain sebagai hama, serangga ini juga berperan sebagai vektor penyakit virus pada tanaman kacang-kacangan. Kehilangan hasil akibat serangan hama ini sekitar 40%.

Biologi apis sangat dipengaruhi oleh cuaca dan tanaman inang. Serangga berwarna hitam. Lama masa reproduksi antara 5-30 hari. Seekor betina apis dapat menghasilkan 15-24 nimfa. Nimfa terdiri dari empat instar dengan lama stadium nimfa masing-masing 1-2 hari. Apis dapat berkembang biak seeara parthenogenesis dan vivipar. Oleh karena itu individu-individu yang baru dilahirkan dalam waktu singkat sudah mampu menghasilkan keturunan-keturunan baru dalam jumlah yang banyak.

Baca Juga : Lindungi Pakan Ternak Dari Hama Dengan Cara Efektif Ini

Pada populasi koloni yang tinggi terbentuklah individu yang bersayap dan tak bersayap. Individu yang bersayap akan migrasi ke tempat lain untuk mencari makan. Serangga ini bersifat polifag, terutama pada tanaman kacang- kacangan.

GEJALA SERANGAN : Serangga dewasa dan nimfa mengisap cairan tanaman pada ujung tanaman dan daun muda. Pada kerusakan berat tanaman berwarna kuning dan daunnya keriting. Apis juga menyerang bunga dan bakal polong, sehingga pembentukan polong terganggu.

Cara Pengendalian Hama Kacang Tanah

Seperti halnya pada pertanaman palawija lainnya, pengendalian hama terpadu (PHT) merupakan system pengendalian hama paling tepat untuk diterapkan pada tanaman kacang tanah. Sistem ini memadukan berbagai metode pengelolaan hama dan tanaman pada suatu system perpaduan yang paling efektif untuk mencapai stabilitas produksi, dengan kerugian bagi manusia dan lingkungan yang sekecil-kecilnya.

Baca Juga : Tips Melindungi Benih Di Gudang Penyimpanan

Prinsip pengendalian hama terpadu meliputi teknik budidaya tanaman yang sehat, pemanfaatan dan pelestarian musuh alami, pengamatan hama, serta pemantauan lahan.

  • Varietas Tahan : Sampai saat ini belum ada varietas kacang tanah yang dilepas khusus untuk lahan pasang surut. Selain itu hama perusak daun kebanyakan bersifat polifag, maka sangat suiit untuk mendapatkan varietas tahan. Di Indonesia masih belum diketahui varietas kacang tanah yang tahan terhadap hama pengisap daun. Namun penelitian menunjukkan bahwa varietas kacang tanah yang memiliki daun berbulu lebat cenderung tahan terhadap serangan hama perusak daun.
  • Waktu Tanam : Kerusakan pertanaman kacang tanah pada musim hujan lebih ringan dibandingkan kerusakan pertanaman pada musin kemarau. Populasi hama pada musim hujan rata-rata rendah dan tidak menimbulkan kerusakan yang berarti. Hasil penelitian menunjukan bahwa populasi hama penggorok daun (A. modicella) dan thrips pada saat musim hujan sangat rendah sehingga intensitas serangan serta kehilangan hasil juga rendah.

Baca Juga : Beras Berkutu? Cegah Dengan Cara Ini

  • Kultur Teknis : Hama perusak daun dapat dikendalikan dengan cara bercocok tanam antara lain dengan tanam serentak, perairan yang baik, dan tumpang sari. Cara tanam tumpang saridengan jagung dapat mengurangi populasi hama penggorok daun dan intensitas serangan hama pada umur 60 hari. Pengendalian secara mekanis dapat dilakukan untukA. modicella yaitu dengan memasang lampu petromaks antara pukul 18.00-21.00, karena ngengat sangat tertarik oleh cahaya lampu.
  • Musuh Alami : Musuh alami merupakan salah satu komponen pengendalian hama terpadu. Pengendalian hama dengan memanfaatkan musuh alami memberikan banyak keuntungan disamping aman terhadap lingkungan. Musuh alami yang berkembang secara alami di lapang juga dalam hal-hal tertentu efektif menekan perkembangan populasi hama. Musuh alami dapat berupa predator, parasit, maupun patogen.
  • Insektisida : Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengendalikan hama perusak daun dengan menggunakan insektisida. Aplikasi monokrotofos yaitu insektisida karbamat yang bersifat sistemik dan kontak yang diaplikasikan pada musim penghujan kurang efektif dalam mengendalikan serangan hama pemakan daun. Tetapi pada umumnya insektisida yang bersifat sistemik dapat mengendalikan hama pengisap daun dengan baik.

Untuk lebih meningkatkan efektivitas pengendalian ulat daun, aplikasi insektisida dilakukan berdasarkan populasi hama, kerusakan daun, dan stadium peka ulat tersebut. Aplikasi insektisida dilakukan apabila terdapat 2 ekor ulat A. modicella per tanaman, atau seekor ulat-ulat lain per dua tanaman, atau kerusakan daun sekitar 2 %. Saat aplikasi yang tepat adalah pada saat ulat mencapai instar tiga.

Untuk informasi seputar Obat Fumigasi untuk komoditas pangan maupun pakan ternak, Anda dapat menghubungi di kontak WhatsApp 085313200188.

Kenali Hama Pada Kacang Tanah dan Cara Pengendaliannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas
Mulai Chat
Butuh Bantuan Kak?
Hai Kak, ada yang bisa kami bantu? Jangan sungkan menghubungi kami yah. Cukup klik tombol "Mulai Chat" dibawah ini...