Pelaksanaan Fumigasi Perpustakaan yang Baik Untuk Kelestarian Bahan Pustakaan

Pelaksanaan Fumigasi Perpustakaan yang Baik Untuk Kelestarian Bahan Pustakan

Fumigasi Perpustakaan dan Tujuannya – Fumigasi perpusatakaan adalah tindakan preservasi kuratif terhadap organisme yang dapat merusak arsip atau koleksi pustaka dengan menggunakan Fumigan di dalam ruang yang kedap gas udara pada suhu dan tekanan tertentu.

Bahan putaka sendiri merupakan hal yang harus dijaga dari kerusakan oleh hama pengganggu. Dimana hama perusak bahan pustaka banyak jenisnya dan sudah tentu menjadi ancaman untuk kelestarian koleksi pustaka di perpustakaan. Itulah mengapa dibutuhkan fumigasi perpustakaan.

Fumigasi perpustakaan sendiri harus rutin dilakukan agar, koleksi yang ada bisa aman dan terus lestari. Banyak kasus rusaknya koleksi pustaka diakibatkan hama pengganggu di Indonesia. Sehingga dibutuhkan tindakan yang betul – betul baik untuk menjaga koleksi yang ada.

Tanda – Tanda Serangan Hama Pada Koleksi Pustaka

Fumigasi bahan pustaka atau arsip yang ada di perpustakaan sejatinya harus rutin dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan koleksi yang ada. Namun, sebelum tindakan fumigasi, bisa juga dilaksanakan kegiatan sanitasi agar mencegah hadirnya hama pengganggu di perpustakaan.

Kegiatan fumigasi terhadap perpustakaan sudah menjadi wajib dilaksanakan jika sudah ada tanda – tanda serangan hama pengganggu terhadap koleksi dimana bisa diketahui dengan identifikasi seperti berikut ini :

  • Fisik arsip di perpustakaan sudah mengalami kerusakan akibat serangan hama. Itu bisa diketahio dengan adanya lubang akibat hama jenis bookworm, silverfish, rayap, tikus atau lainnya;
  • Di lingkungan perpustakaan muncul tanda keberedaan hama pengganggu. Itu bisa diketahui dengan adanya sisa kulit, sisa kotoran, larva, dan bentuk fisik hama itu sendiri di dalam ruang perpustakaan.
  • Pendeteksian juga bisa diketahui dengan adanya dampak langsung bagi pustakawan setelah kontak dengan koleksi yang ada menunjukkan iritasi dan gatal pada kulit akibat keberadaan hama.

Fumigasi juga bisa dilaksanakan jika sebelumnya telah dilakukan pengendalian awal namun masih saja ada kehadiran hama di bahan pusataka atau arsip perpusatakaan.

Fumigasi Perpustakaan Sudah Dapat Dilakukan Dengan Pembuktian

Jika tanda – tanda kehadiran hama pengganggu bahan pustaka atau arsip sudah jelas. Maka tindakan fumigasi perpustakaan bisa dilakukan dengan adanya pembuktian sebegai berikut :

  • Sudah ada sejumlah arsip yang rusak akibat serangan hama pengganggu.
  • Terdapat dokumentasi baik yang membuktikan keberadaan hama di perpustakaan, serta telah diidentifikasi keberadaannya.
  • Adanya bukti medis dari dokter jika seorang pustakawan terkena sakit akibat keberadaan hama penggangu di perpustakaan.

Siapa yang Dapat Melaksanakan Fumigasi Perpustakaan?

Pihak yang dapat melaksanakan fumigasi perpustakaan adalah lembaga atau instansi swasta yang memiliki spesialiasi atau sertifikasi pada kegiatan fumigasi itu sendiri.

Sebab kegiatan fumigasi perpustakaan merupakan tindakan pengendalian hama yang menggunakan fumigan dan membutuhkan peralatan lengkap.

Bahkan,fumigator pelaksananya wajib memiliki bukti keahlian dalam melakukan kegiatan fumigasi.

Perusahaan pelaksana kegiatan fumigasi sendiri juga harus memiliki pedoman jelas dalam melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan amanat peraturan pemerintah yang berlaku terhadap kegiatan fumigasi bahan pustaka atau arsip.

Pedoman Fumigasi Perpustakaan atau Arsip

Terdapat pedoman dalam peraturan pemerintah terkait dengan kegiatan fumigasi perpustakaan. Dimana hal – hal itu harus sesuai yakni :

  • Mematuhi persyaratan dan prinsip fumigasi arsip atau perpustakaan,
  • Melaksanakan fumigasi perpustakaan dengan benar,
  • Menggunakan fumigan yang sudah ditetapkan,
  • Melengkapi alat dan bahan kerja,
  • Memperhatikan keselamatan kerja.

Fumigan yang Baik Untuk Kegiatan Fumigasi Perpustakaan

Kegiatan fumigasi perpustakaan harus menggunakan obat fumigasi yang baik, ramah terhadap lingkungan, dan memiliki efek yang baik dalam membasmi hama yang ada di perpustakaan.

Fumigan yang dianjurkan yakni poshpine atau Fosfin (PH3). Dimana fumigan ini sudah terbukti aman terhadap lingkungan dan menjadi yang direkomendasikan banyak negara dalam kegiatan fumigasi.

Fumigan yang berbahan aktif PH3 sendiri sudah ada di Indonesia dengan mereka dagangan Fumilikuid 2 GA.

Anda bisa mendapatkan fumigan ini di obatfumigasi.com dan PT Panca Prima Wijaya sebagai distributor resminya di Indonesia.

Fumigan ini sangat dianjurkan untuk kegiatan fumigasi perpustakaan yang lebih aman dan memberikan perlindungan baik bahan pustaka dari serangan hama.

Jasa Fumigasi Perpustakaan Terpercaya

Jika Anda membutuhkan jasa pihak ketiga untuk melaksanakan fumigasi perpustakaan PT Panca Prima Wijaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang ini sejak lama. Membuka layanan jasa fumigasi perpustakaan dan juga arsip di Indonesia.

PT Panca Prima Wijaya juga telah memiliki sertifikasi dalam hal kegiatan fumigasi perpustakaan.

Anda bisa mendapatkan jasa fumigasi perpustakaan dengan menghubungi admin di Obatfumigasi.com sebagai laman resmi PT Panca Prima Wijaya. (*)

Baca juga : Fumigasi Perpustakaan Basmi Jenis – Jenis Hama Perusak Arsip dan Buku Ini

Pelaksanaan Fumigasi Perpustakaan yang Baik Untuk Kelestarian Bahan Pustakaan
produk panca prima wijaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas
Mulai Chat
Butuh Bantuan Kak?
Hai Kak, ada yang bisa kami bantu? Jangan sungkan menghubungi kami yah. Cukup klik tombol "Mulai Chat" dibawah ini...